Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Atfal sebagai salah satu media dakwah Muhammadiyah (Asyiyah) memiliki peranan yang sangat strategis dalam memberikan bekal dini ilmu-ilmu agama kepada anak-anak usia dini. Salah satu bekal dini ilmu agama yang harus diberikan kepada anak-anak adalah ketrampilan membaca bahkan menghafal Al-Quran. Para ulama tempo dulu pada masa usia dini telah dibekali dengan menghafal Quran sejak dini, bahkan sebagian besar di antara mereka telah hafal Quran 30 juz dibawah usia 10 tahun. Tentu ini sebebkan oleh orangtua mereka yang sekaligus sebaga guru perdana dalam mendidik anak telah memiliki kompetensi unggul dalam pembelajaran Quran. Demikian paparan Suharjian pada Diskusi Rutin Seton Prodi Ushuluddin, 23 Nopember 2013
Translate/Terjemah/ترجمة
Sabtu, 23 November 2013
Senin, 14 Oktober 2013
KONTRIBUSI DAKWAH MUHAMMADIYAH BAGI PERADABAN ISLAM
Tidak diragukan lagi gerakan dakwah Islam di Indonesia, seperti diperankan oleh Muhammadiyah dan Nahdatul Ulama memiliki andil yang sangat besar bagi bagunan peradaban Islam di Indonesia khususnya dan Asia Tenggara bahkan dunia pada umumnya.Berbagai penelitian menunjukkan bahwa Muhammadiyah yang pengembangan konsep dan aktivitas dakwahnya merambah di dunia pendidikan dan kesejahteraan sosial telah mewarnai perkembangan Islam dengan wajah yang damai dan sejuk, sesuai dengan misi Islam rahmatan lil alamin.
Demikian perbincangan dalam Diskusi Seton Dosen Prodi Ushuluddin Universitas Muhammadiyah Surakarta, Sabtu 12 Oktober 2013, dengan pemakalah Dr. Syamsul Hidayat.
Sabtu, 12 Oktober 2013
Waston: PARADIGMA ILMU ISLAMI Sebuah Alternatif
Lebih lanjut, Waston mengemukakan paradigma ilmu yang dalam beberapa literatur disebut dengan kerangka teori (theoretical framework) sebenarnya lebih umum dan abstrak karena ia merupakan kerangka logis dari teori sehingga satu paradigma bisa melingkupi beberapa teori.
Senin, 16 September 2013
Darojat: Menurut Banawiratma Teologi Kristen Otentik Tidak Kompatibel untuk Indonesia
Wacana teologi kristen memang kalau dilihat dalam literatur, memiliki perkembangan yang sangat signifikan, dengan trend teologi fungsional-kontekstual. Teologi ini, menurut Dr. Banawiratma SJ, mantan pastur yang dulu sering dipanggil dengan Romo Bono, mengandaikan bahwa ajaran Kristus yang bersumber dari Alkitab dan tradisi Eropa Barat tidak bisa kompatibel untuk dunia lainnya. Untuk itu harus dikembangkan Teologi Fungsional Kontekstual, sehingga perlu dilakukan pembongkaran (dekonstruksi) agar Iman Kristen cocok untuk wilayah lain, termasuk di Indonesia. Demikian Drs. M. Darojat Ariyanto, M.Ag. dalam makalahnya pada Diskusi Rutin Seton Prodi Ushuluddin, 13 September 2013 di Ruang Seminar FAI UMS.
Sabtu, 14 September 2013
Arief Wibowo: Pengembangan Karakter Mahasiswa Melalui Baitul Arqom
Isu pendidikan karakter yang sangat gencar diwacanakan di dunia pendidikan nasional, telah dicoba untuk diterapkan di Universitas Muhammadiyah Surakarta melalui program Baitul Arqom untuk seluruh mahasiswa yang telah dimulai sejak tahun akademik 2005/2006 yang lalu. Demikian pernyataan Arief Wibowo, seorang intelektual muda yang juga dosen Prodi Ushuluddin UMS dalam Diskusi Seton Prodi Ushuluddin FAI UMS, Sabtu, 13 September 2013 di Ruang Seminar FAI UMS.
Paparan makalah yang merupakan hasil penelitian lapangan mengangkat tema "Peran Fasilitator Dalam Pengembangan Karakter pada Mahasiswa UMS dengan Model Pembelajaran Baitul Arqom"
Jumat, 13 September 2013
Wakil Rektor I UMS : KETENTUAN WISUDA PERIODE III 2013
Diberitahukan kepada mahasiswa yang sudah dinyatakan LULUS secara resmi dalam Surat Keterangan Lulus (SKL) yang disahkan
oleh pimpinan fakultas (Dekan) dapat mendaftarkan diri sebagai calon wisudawan/wati.
Jadwal kegiatan wisuda Periode III tahun 2013 adalah sebagaimana terlampir. Mengacu
pada Surat Edaran Rektor No. 192/A.4-II/SR/V/2012 tentang persyaratan naskah
publikasi untuk mendapatkan Ijazah, maka prosedur pendaftaran wisuda yang baru adalah
sebagai berikut:
Minggu, 28 Juli 2013
Khutbah Idul Fitri 1434 H
BERMESRAAN DENGAN ALLAH MELALUI MEMAKMURKAN MASJID
اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ
الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ
وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ
يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. اَشْهَدُ
اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ
مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا
مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَمَّا بَعْدُ: فَيَاعِبَادَ اللهِ
: اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَ اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ.
قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ
اَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ
مُسْلِمُوْنَ
Kembali puji dan syukur kita
panjatkan kepada Allah swt yang telah memberikan kenikmatan beribadah kepada
kita, khususnya pada bulan Ramadhan yang baru saja kita lalui, bahkan ibadah
shalat Id kita pada pagi ini. Karenanya kita berharap semoga semua itu
dapat mengokohkan ketaqwaan kita kepada Allah swt dalam menjalani sisa
kehidupan kita di dunia. Ketaqwaan yang membuat kita bisa keluar dari berbagai
persoalan hidup dan mengangkat derajat kita menjadi amat mulia di hadapan Allah
swt.
Shalawat
dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi kita Muhammad saw, beserta
keluarga, sahabat dan para penerusnya hingga hari akhir nanti.
Langganan:
Postingan (Atom)




