DIRGAHAYU PROKLAMASI REPUBLIK INDONESIA KE 69 (1945-2014): HARI ESOK LEBIH BAIK DARI HARI INI DAN KEMARIN ALLAHU AKBAR!!! Program Studi Perbandingan Agama (Ushuluddin) UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURAKARTA

Translate/Terjemah/ترجمة

Jumat, 13 September 2013

Wakil Rektor I UMS : KETENTUAN WISUDA PERIODE III 2013



Diberitahukan kepada mahasiswa yang sudah dinyatakan LULUS secara resmi dalam Surat Keterangan Lulus (SKL) yang disahkan oleh pimpinan fakultas (Dekan) dapat mendaftarkan diri sebagai calon wisudawan/wati. Jadwal kegiatan wisuda Periode III tahun 2013 adalah sebagaimana terlampir. Mengacu pada Surat Edaran Rektor No. 192/A.4-II/SR/V/2012 tentang persyaratan naskah publikasi untuk mendapatkan Ijazah, maka prosedur pendaftaran wisuda yang baru adalah sebagai berikut:

Minggu, 28 Juli 2013

Khutbah Idul Fitri 1434 H


BERMESRAAN DENGAN ALLAH MELALUI MEMAKMURKAN MASJID

اَلْحَمْدُ لِلّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَتُوْبُ إِلَيْهِ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. اَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى ءَالِهِ وَاَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُ اِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ. اَمَّا بَعْدُ: فَيَاعِبَادَ اللهِ : اُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِي بِتَقْوَ اللهِ وَطَاعَتِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْكَرِيْمِ: يَااَيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ اِلاَّ وَاَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
Kembali puji dan syukur kita panjatkan kepada Allah swt yang telah memberikan kenikmatan beribadah kepada kita, khususnya pada bulan Ramadhan yang baru saja kita lalui, bahkan ibadah shalat Id kita pada pagi ini.  Karenanya kita berharap semoga semua itu dapat mengokohkan ketaqwaan kita kepada Allah swt dalam menjalani sisa kehidupan kita di dunia. Ketaqwaan yang membuat kita bisa keluar dari berbagai persoalan hidup dan mengangkat derajat kita menjadi amat mulia di hadapan Allah swt.
Shalawat dan salam semoga selalu tercurah kepada Nabi kita Muhammad saw, beserta keluarga, sahabat dan para penerusnya hingga hari akhir nanti.

Rabu, 26 Juni 2013

Munaqosyah Skripsi Ushuluddin

PRODI USHULUDDIN MELAHIRKAN SARJANA BARU

Pada hari Rabu, 26 Juni 2013 Program Studi Ushuluddin telah melahirkan sarjana baru setelah melalui Ujian Munaqosyah Skripsi pada Prodi tersebut. Adalah Mahfudz seorang mahasiswa yang dikenal sebagai aktivis IMM dan IPM ini telah merampungkan Ujian Munaqosyah Skripsinya dihadapan tiga orang penguji, yaitu Drs. M, Daridjat Ariyanto, M.Ag, Drs, Arif Wibowo, M.Ag, dan Drs, M. Yusron, M.Ag
Dalam waktu dekat, tepatnya hari Jumat, 28 Juni 2013 segera disusul oleh Sulbani Akbar, mahasiswa yang berpenampilan tenang dan low profile ini akan segera melaksanakan Ujian Munaqosyah Skripsinya dihadapan dewan penguji yang terdiri dari Drs. Arief Wibowo, M.Ag., Drs. M. Yusron, M.Ag., dan  Drs. Saifuddin Zuhri, M.Ag. Semoga Sukses!!!!!

Jumat, 07 Juni 2013

Dari Seminar Nasional Ushuluddin

MUHAMMADIYAH MERUPAKAN AL-QURAN MELEMBAGA SEBAGAI PERADABAN

Prof Yunahar Ilyas, Dr. Ahmad Arif Junaidi, dan Dr Muinudinillah, didampingi Moderator Dr, Sudarno

Prof. Yunahar Ilyas menyatakan, gerakan Muhammadiyah pada dasarnya merupakan perwujukan nilai-nilai Al-Quran yang melembaga dalam gerakan dan peradaban. Al-Quran telah menjadi ruh perjuangan Muhammadiyah. Contoh konkret dari implementasi al-Quran yang dilakukan oleh Muhammadiyah adalah Teologi al-Maun, yang melahirkan berbagai kegiatan santuan sosial baik kaum dhuafa, yatim dan miskin.

Rabu, 15 Mei 2013

Seminar Nasional dan Call for Papers


MEMBANGUN PERADABAN UTAMA 
BERSAMA AL-QURAN
Auditorium Moh Djazman UMS, 5 Juni 2013

Kerjasama
Program Studi Ushuluddin dan IMM Komisariat “Muh Abduh”
Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Surakarta

Muqaddimah
Al-Quran merupakan kalamullah yang diturunkan kepada Rasul terakhir dan penutup para Nabi adalah kitab Allah yang sempurna dan menjadi penyempurna bagi kitab dan wahyu yang diturunkan kepada para Nabi dan Rasul terdahulu, seperti Taurat, Zabur, dan Injil, serta beberapa suhuf yang diterima oleh Ibhrahim dan Musa As.
Kalau suhuf dan kitab-kitab terdahulu diperuntukkan bagi suatu bangsa dan kurun waktu tertentu, maka Al-Quran sebagaimana kerasulan Muhammad SAW ditujukan kepada seluruh umat manusia di segala ruang dan waktu. Universalitas al-Quran dan kerasulan Nabi Muhammad SAW baik dari segi ruang dan waktu ditegaskan oleh Al-Quran dalam Surat Saba: 28 dan Al-Baqarah: 185 berikut ini:
وَمَا أَرْسَلْنَاكَ إِلَّا كَافَّةً لِلنَّاسِ بَشِيرًا وَنَذِيرًا وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ (سبأ:28)
  28. dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahui. (Saba’: 28)

شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ (البقرة: ١٨٥)
185. (Beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu r.


Sabtu, 06 April 2013

Penemuan Baru?

Argumentasi Fahmi Basya bahwa Borobudur Peninggalan Nabi Sulaiman

HeadlineMetrotvnews.com, Bogor: Penulis buku Borobudur dan Peninggalan Nabi Sulaiman KH Fahmi Basya berkeyakinan terungkapnya misteri Candi Borobudur yang menggambarkan kisah nabi-nabi besar bisa berpotensi mengislamkan masyarakat dunia. 
"Daya tarik Candi Borobudur akan mengalahkan lukisan Monalisa dan bangunan bersejarah lain yang ada di dunia. Orang-orang di seluruh dunia akan berdatangan untuk melihat fakta bahwa Borobudur menjelaskan kebenaran Alquran, jadi bukan peninggalan umat Budha," kata KH Fahmi dalam seminar bertema Titik balik Candi Borobudur di Kota Bogor, Jawa Barat, Sabtu (6/4).
Ia menyebutkan Candi Borobudur tersusun dari dua bangunan yaitu bagian bawah merupakan karya masa Nabi Sulaiman dengan bantuan para jin dan bagian puncak merupakan bangunan milik Ratu Saba yang dipindahkan dengan kecepatan cahaya ke bagian atas Candi Borobudur.


Senin, 01 April 2013

Dari Diskusi Seton, 23 Maret 2013



PONDOK PESANTREN MUHAMMADIYAH YANG IDEAL?


.

Diskusi Bulanan SETON Dosen Program Studi Perbandingan Agama (UShuluddin) yang dihadiri juga oleh dosen-dosen dari Prodi lain di FAI UMS, mengkaji hasil penelitian yang dilakukan oleh Drs. Saifuddin Zuhri dan Timnya tentang Pondok Pesantren Muhammadiyah yang ideal
Penelitian dilakukan di beberapa Psantren Muhammadiyah di Jawa Tengah, seperti Ponpes Imam Syuhada di Sukoharjo, Ponpes Daruh Ihsan di Sragen, Darul Arqom di Sangkal Putung Klatren, Ponpen KH Mas Mansur UMS, dan Ponpes Manafiul Ulum di Boyolali.Saifuddin menyatakan bahwa para pimpinan Pondok Pesantren Muhammadiyah di Jawa Tengah menginginkan bahwa Pondok Pesantren yang ideal adalah sebagai pondok penyuplai  kader, baik sebagai kader ulama, maupun kader mubaligh dan pemimpin Muhammadiyah di tingkat ranting, cabang dan daerah, yang memiliki akhlak mulia, dapat memberi teladan dalam beribadah sesuai dengan petunjuk Quran dan Sunnah dan putusan tarjih Muhammadiyah, dapat membaca dan mengkaji dan mengajarkan kitab-kitab ilmu-ilmu syariah. Di samping itu Pesantren mampu bersaing dalam percaturan global dan nasional.