Dalam rangka pengembangan perkuliahan Kristologi dan Perkembangan Teologi Kristen Modern maka perlu diadakannya kuliah lapangan Kristologi agar dapat melihat secara lebih dekat ritual-ritual yang dilakukan oleh umat Kristiani yang teori-teorinya telah dipelajari selama perkuliahan di kelas . Oleh karena itu, Mahasiswa Program Studi Perbandingan Agama beserta mahasantri Pondok Hajjah Nuriyah Shobron UMS mengadakan kuliah lapangan Kristologi dengan berkunjung ke Pertapaan Santa Maria Rowoseneng Temanggung Jawa Tengah, pada Selasa, 20 Mei 2014. Rombongan berangkat dari kampus 1 UMS Pabelan pada pukul 08.00 WIB. Rombongan berjumlah 13 orang mahasiswa dengan didampingi oleh dosen Kristologi Ushuluddin UMS Bapak Drs. Darojat Ariyanto setelah melewati perjalanan yang cukup melelahkan dan sempat salah jalur perjalanan akhirnya setelah melewati perjalanan kurang lebih selama 4 jam rombongan tiba di pertapaan santa maria rowoseneng sekitar pukul 12:00 WIB rombongan disambut oleh bapak Yatno selaku bagian peneriman tamu di pertapaan santa maria dan dipersilahkan unruk beristirahat sejenak sambil diberi suguhan teh, kopi dan roti asli produk rowoseneng.
Translate/Terjemah/ترجمة
Minggu, 25 Mei 2014
Sabtu, 24 Mei 2014
APLIKASI TURNITIN UNTUK PENGECEKAN ORISINALITAS TEKS KARYA ILMIAH
Berikut ini aplikasi Turnitin untuk pengecekan orisinalitas teks karya
ilmiah dosen dan mahasiswa untuk membuka aplikasi tersebut silahkan klik disini, dan untuk petunjuk implementasinya silahkan klik di sini, bisa juga klik disini.
Senin, 12 Mei 2014
MUHIBAH KE PERGURUAN TINGGI ISLAM MALAYSIA
Dalam rangka membuka cakrawala baik dari segi keilmuan maupun pengelolaan lembaga, Pimpinan Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta melakukan muhibah ke beberapa Universitas di negeri jiran Malaysia. Kunjungan dilaksanakan pada tanggal 4-9 Mei 2014.
Pada hari pertama, kunjungan dilakukan di Universitas Sains Islam Malaysia (USIM) di Kuala Lumpur. Perguruan tinggi ini mirip dengan UIN di Indonesia. Dari segi kelembagaan dan paradigma keilmuan Universtas ini mirip dengan Universitas Islam Negeri, seperti Yogyakarta, Jakarta. Malang dan sebagainya. Yang menarik dari USIM ini adalah perpaduan antara fakultas dan program studi antara ilmu-ilmu Aqli dan Naqli, dengan program mengaqlikan yang naqli dan menaqlikan yang aqli.
Perguruan tinggi ini juga mengembangkan kegiatan akademik berbasis riset dengan menerbitkan Jurnal bertaraf internasional................
Perguruan tinggi ini juga mengembangkan kegiatan akademik berbasis riset dengan menerbitkan Jurnal bertaraf internasional................
Jumat, 04 April 2014
Info Penting
SELAMAT MENYONSONG UJIAN MID SEMESTER GENAP 2013/2014
Pimpinan Prodi Ushuluddin (Perbnandingan Agama) Universitas Muhammadiyah Surakarta menyampaikan selamat menyongsong Ujian Tengah Semester Genap 2013/2014 kepada segenap mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta khususnya Fakultas Agama Islam dan lebih khusus lagi Program Studi Ushuluddin.Kamis, 27 Februari 2014
Yusron Teliti JAMURO (Jamaah Muji Rasul)
Berkolaboratif dengan mahasiswa Prodi
Ushuluddin, Ali Ahmad Baidhawi, Drs. M. Yusron, M.Ag. melakukan penelitian
menmgenai sejarah dan perkembangan Jamaah Muji Rasul (JAMURO) yang kini
menjamur di Solo Raya. Dalam diskusi SETON, Sabtu 22 Pebruari 2014, Yusron
memaparkan hasil penelitian tersebut.
JAMURO adalah kelompok masyarakat Islam
dari kalangan Nahdlatul Ulama yang ingin melestarikan tradisi Aswaaja yang
dirasa mulai punah. Tradisi itu antara lain Barzanji, selawatan, dan Diba'an.
Punahnya tradisi tersebut disebabkan oleh derasnya budaya Barat modern, yang
kini merasuki generasi muda Indoensia termasuk generasi muda Islam, khususnya
angkatan muda NU.
Selasa, 25 Februari 2014
Abdullah Mahmud: FILSAFAT ILUMINASI SUHRAWARDI
Dilihat secara keseluruhan tujuan filsafat Iluminasi diarahkan pada sasaran yang bersifat teoretis di samping sisi praktis yang dapat dicapai, arah tersebut dimulai dengan penyucian diri dari segalala kotoran, baik secara ruhani ataupun jasmani. Langkah ini ditempuh sebagai tahapan awal penjalinan hubungan dengan Cahaya Murni-kesepuluh yang menjadi medium antara dunia materi dan imateri. Cahaya Murni-kesepuluh adalah emanasi dari “Wujud Cahaya Agung” yang nantinya akan menganugrahkan pengalaman visioner setelah subjek berhasil menapaki syarat dan ritual-ritual yang telah ditentukan sebelumnya. Merasuknya Cahaya-cahaya Murni ke dalam subjek mengantarkan pada pengetahuan yang tidak diperoleh melalui proses berfikir, kejadian ini berlangsung pada alam kusus yang disebut dengan mundus imaginalis (Al-Âlam Al-Mitsâli). Adapun tahapan selanjutnya ditempuh dengan pendemostrasian dengan landasan logis, epistemologis dan metafisika Aristotelian Timur (Al-Mayaiun Al-Syarqiyun) sebgai cara intensif menjabarkan dari simbol-simbol bahasa yang dimengerti tetapi sulit diungkapkan. Demikian paparan Abdullah Mahmud dalam diskusi Seton, Sabtu 22 Pebruari 2014 yang lalu.
Langganan:
Postingan (Atom)


